{"id":4647,"date":"2023-08-26T12:32:13","date_gmt":"2023-08-26T12:32:13","guid":{"rendered":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/?p=4647"},"modified":"2024-01-14T05:39:45","modified_gmt":"2024-01-14T05:39:45","slug":"9-penemuan-hebat-yang-ternyata-pertama-kali-ditemukan-di-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/9-penemuan-hebat-yang-ternyata-pertama-kali-ditemukan-di-jepang\/","title":{"rendered":"9 Penemuan Hebat yang Ternyata Pertama Kali Ditemukan di Jepang"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex-1 overflow-hidden\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-kquwm-79elbk h-full dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-kquwm-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col text-sm dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"group w-full text-token-text-primary border-b border-black\/10 dark:border-gray-900\/50 bg-gray-50 dark:bg-[#444654]\">\n<div class=\"flex p-4 gap-4 text-base md:gap-6 md:max-w-2xl lg:max-w-[38rem] xl:max-w-3xl md:py-6 lg:px-0 m-auto\">\n<div class=\"relative flex w-[calc(100%-50px)] flex-col gap-1 md:gap-3 lg:w-[calc(100%-115px)]\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col gap-3 max-w-full\">\n<div class=\"min-h-[20px] flex flex-col items-start gap-3 overflow-x-auto whitespace-pre-wrap break-words\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<p>Semua orang tahu bahwa kita harus berterima kasih kepada Jepang atas kontribusinya pada dunia seperti sushi, origami, Nintendo, dan Pok\u00e9mon. Tetapi, masih ada banyak sekali ide, penemuan hebat, dan gadget yang berasal dari Jepang yang mungkin tidak banyak orang ketahui. Beberapa adalah terobosan, beberapa sangat konyol, tetapi hampir semuanya telah sangat mengubah dunia. Inilah 9 daftar penemuan hebat yang tidak kamu ketahui berasal dari Jepang!<\/p>\n<h4>1. Emoji<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Emoji\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2020\/08\/21\/56884-emoji.jpg\" alt=\"penemuan asal Jepang japanesestation.com\" \/><figcaption>Emoji (tokyoweekender.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tidak mengherankan bahwa negara penuh maskot dengan\u00a0<a href=\"https:\/\/japanesestation.com\/culture\/history\/di-balik-kemunculan-budaya-kawaii-jepang-yang-tak-semanis-kelihatannya\">budaya\u00a0<em>kawaii<\/em>\u00a0<\/a>juga merupakan rumah bagi\u00a0<em>emoji.<\/em>\u00a0Faktanya,\u00a0<em>&#8217;emoji&#8217;<\/em>\u00a0sebenarnya adalah kata dalam bahasa Jepang, menggabungkan kata untuk &#8216;gambar&#8217;\u00a0<em>(&#8216;e&#8217;)<\/em>\u00a0dan &#8216;huruf&#8217; atau &#8216;karakter&#8217;\u00a0<em>(&#8216;moji&#8217;).<\/em>\u00a0Pertama kali diperkenalkan pada ponsel buatan Jepang pada tahun 1990-an yang pada awalnya tidak dimaksudkan untuk mengirim pesan teks (yang pada saat itu belum ada), tetapi untuk laporan cuaca atau info bisnis.\u00a0<em>Emoji<\/em>\u00a0telah berkembang jauh sejak saat itu.<\/p>\n<h4>2. Walkman<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Walkman\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2020\/11\/06\/52268-walkman.jpg\" alt=\"Walkman\" \/><figcaption>Walkman, penemuan Jepang yang mengubah gaya hidup masyarakat dunia (nippon.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Siapapun yang lahir setelah tahun 2000 mungkin tidak tahu apa perangkat aneh ini, tapi pada 1979, Sony benar-benar mengubah cara kita mendengarkan musik dengan pemutar kaset portabelnya yang dijuluki &#8216;Sony Walkman&#8217;. Perangkat ini sangat populer di seluruh dunia sehingga &#8216;Walkman&#8217; menjadi singkatan untuk pemutar musik portabel. Sulit dibayangkan, tetapi sebelum Sony meluncurkan Walkman, mendengarkan musik dalam perjalanan hanyalah mimpi belaka.<\/p>\n<h4>3. CD, DVD, Blu-Ray, VHS<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"CD\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/78862-cd.jpg\" alt=\"CD\" \/><figcaption>Kaset CD (timeout.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kontribusi Sony pada musik dan media tidak hanya berakhir pada Walkman. Compact Disc (CD) diciptakan bersama oleh Sony dan Phillips (sebuah perusahaan Belanda) dan dirilis pada tahun 1982, melahirkan rekaman audio digital. Pada tahun 1995, kedua perusahaan bekerja sama lagi untuk merilis Digital Video Disc (DVD). Sebagai kelompok yang berpikiran maju, Sony meluncurkan prototipe pertama dari teknologi video terbarunya, &#8216;Blu-Ray disc&#8217;, pada tahun 2000, dan merilisnya ke masyarakat umum di Jepang pada tahun 2003.<\/p>\n<p>Dan bukan untuk memberikan Sony semua penghargaan, Video Home System (VHS), yang mendahului DVD, ditemukan oleh Perusahaan Victor Jepang. Jadi pada dasarnya kita harus berterima kasih kepada Jepang untuk setiap bagian dari teknologi media.<\/p>\n<h4>4. Novel<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Buku novel\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/37579-buku-novel.jpg\" alt=\"Buku novel\" \/><figcaption>Buku novel (timeout.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sejauh yang kami tahu, cerita Jepang &#8216;The Tale of Genji&#8217;, yang ditulis oleh seorang wanita yang sedang menunggu di Istana Kekaisaran bernama Murasaki Shikibu pada awal abad ke-11, adalah contoh pertama dari novel modern yang pernah ditulis. Ceritanya berkisar pada kehidupan Hikaru Genji, putra seorang kaisar Jepang kuno, dan selir tercinta.<\/p>\n<h4>5. Laptop<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Epson HX-20\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/87946-epson-hx-20.jpg\" alt=\"Epson HX-20\" \/><figcaption>Epson HX-20, laptop pertama di dunia yang ditemukan di Jepang (commons.wikimedia.org)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pada 1980 di sebuah pameran komputer di Las Vegas, perusahaan Jepang Seiko meluncurkan notebook berukuran laptop pertama, yang disebut Epson HX-20. Untuk mengiklankan penemuan baru mereka, perusahaan menggambarkannya pada dua halaman yang terpisah di majalah dengan tulisan &#8216;Ukuran sebenarnya&#8217;. Terlihat sangat berbeda dari laptop modern, tidak ada layar yang dapat dilipat, hanya layar kecil seperti kalkulator di atas keyboard.<\/p>\n<h4>6. Pencetakan 3D<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Hasil 3D printing\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/35041-hasil-3d-printing.jpg\" alt=\"Hasil 3D printing\" \/><figcaption>Hasil 3D printing (timeout.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dr Hideo Kodama mematenkan teknologi pertama untuk pencetakan 3D pada tahun 1981, yang saat itu disebutnya sebagai &#8216;pembuat prototipe cepat&#8217;. Sayangnya, ia tidak pernah melihat proyeknya membuahkan hasil. Proyek ini selanjutnya diambil oleh Prancis dan, pada akhir 80-an, beberapa orang Amerika, sampai kita memiliki perangkat pencetakan 3D yang kita kenal sekarang. Tapi kita masih harus berterima kasih kepada Dr Kodama berkat proyeknya.<\/p>\n<h4>7. Tongkat Selfie<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Tongsis\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/60006-tongsis.jpg\" alt=\"Tongsis\" \/><figcaption>Tongsis, penemuan hebat yang awalnya dianggap tidak berguna (timeout.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kontribusi yang sangat besar bagi para\u00a0<em>Instagrammer<\/em>\u00a0yang antusias, mempermudah untuk mengambil foto selfie dan suasana di sekitar mereka. &#8216;Telescopic extender&#8217; untuk kamera saku dipatenkan oleh Ueda Hiroshi dan Mima Yujiro pada tahun 1983 dan segera dianggap sebagai penemuan yang sama sekali tidak berguna.<\/p>\n<p>Memasuki era\u00a0<em>smartphone<\/em>\u00a0abad ke-21. Penemu dan perusahaan lain datang sekitar waktu ini, membonceng penemuan Jepang, untuk mematenkan perangkat yang mampu memegang\u00a0<em>smartphone.<\/em>\u00a0Pada tahun 2014 istilah &#8216;tongkat\u00a0<em>selfie&#8217;<\/em>\u00a0atau \u2018tongsis\u2019 lahir dan menduduki puncak daftar majalah Time sebagai salah satu dari 25 penemuan teratas tahun itu.<\/p>\n<h4>8. Ponsel Kamera<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Smartphone\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/10620-smartphone.jpg\" alt=\"Smartphone\" \/><figcaption>Smartphone (timeout.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tentu sangat masuk akal bahwa negara di balik tongkat\u00a0<em>selfie<\/em>\u00a0pertama juga bertanggung jawab atas ponsel kamera. Secara teknis, penemuan ini berasal dari konvergensi panjang berbagai teknologi yang berbeda sejak tahun 1956.<\/p>\n<p>Samsung (perusahaan Korea Selatan) mengambil kredit untuk ponsel pertama dengan kemampuan kamera dengan ponsel flip SCH-V200, yang memasuki pasar pada Juni 2000. Namun J-Phone, yang dirilis Softbank pada November tahun yang sama, sering dianggap sebagai telepon kamera pertama yang sebenarnya, karena memungkinkan pengguna untuk mengirim foto melalui telepon, sedangkan dengan SCH-V200, kamu hanya dapat mengakses foto jika menghubungkan telepon ke komputer.<\/p>\n<h4>9. Memori flash<\/h4>\n<figure class=\"image align-center\"><img decoding=\"async\" title=\"Memori flash\" src=\"https:\/\/media.japanesestation.com\/images\/original\/2021\/04\/24\/79029-memori-flash.jpg\" alt=\"Memori flash\" \/><figcaption>Memori flash (timeout.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tidak semua orang tahu ini, tetapi\u00a0<em>smartphone<\/em>\u00a0yang bagus tidak akan pernah bisa berfungsi tanpa memori flash, yang bertanggung jawab untuk menyimpan data ponsel yang sangat besar. Fujio Masuoka dari Toshiba menemukan memori flash pada tahun 1984 dan selamanya merevolusi ponsel dan ribuan barang elektronik lainnya.<\/p>\n<p>Rasanya sulit juga ya hidup tanpa benda-benda di atas? Untuk Jepang berhasil menemukannya ya!<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua orang tahu bahwa kita harus berterima kasih kepada Jepang atas kontribusinya <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/rengga.dev\/blog\/9-penemuan-hebat-yang-ternyata-pertama-kali-ditemukan-di-jepang\/\" title=\"9 Penemuan Hebat yang Ternyata Pertama Kali Ditemukan di Jepang\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4648,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[693,676,694,679],"newstopic":[589],"class_list":{"0":"post-4647","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-technology","8":"tag-emoji","9":"tag-rengga-dev","10":"tag-walkman","11":"tag-web-designer-developer-di-jepang","12":"newstopic-indonesia"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4647","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4647"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4647\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4649,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4647\/revisions\/4649"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4647"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/rengga.dev\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}